KATA PENGANTAR
Jumat, 09 Mei 2008
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah, segala puja dan puji hanya milik Allah Rabb semesta alam yang telah melimpahkan rahmat, 'inayah serta hidayah-Nya kepada seluruh hamba-Nya agar para hamba hanya beribadah kepada-Nya. Sholawat dan salam semoga selalu terlimpahkan kepada junjungan kita, Qoidul ummah Nabi besar Muhammad Shollallohu 'alaihi wasallam.
Kelemahan dan kurangnya pemahaman umat akan ajaran Islam yang benar, telah menjadikan umat pilihan ini sebagai konsumen utama dari berbagai produk barat yang nampaknya memikat, padahal hakekatnya hanyalah senjata pemusnah umat. Di antara bentuk dari produk itu adalah Nasionalisme dan Sosialisme yang keduanya pernah diberi label Islam oleh sebagian ulama, keduanya telah berperan besar dalam melumpuhkan kekuatan umat.
Hari ini telah datang lagi produk baru yang masih nge-trend yaitu Demokrasi. Dan sebagaimana biasanya sebagian ulama 'Ala Abwabi Jahannam' bersegera menempelkan label ke-Islaman hingga umatpun tenggelam dalam fitnah syubhat yang sangat berbahaya.
Demokrasi adalah sistim yang memiliki sekian banyak perangkat. Sesuai dengan misi dan tujuannya, setiap perangkat memiliki peranan tersendiri untuk meracuni, merusak dan melumpuhkan sendi-sendi kekuatan umat Islam. Salah satu sudut itu ialah munculnya istilah golput yang didakwakan kepada mereka yang tidak sudi menelan racun pemusnah itu. Sungguh sebuah dakwaan yang tanpa kesempatan pembelaan sama sekali.
Uraian demi uraian dalam buku kecil ini akan memberikan gambaran sesungguhnya tentang demokrasi, bahaya-bahayanya dan akibat-akibatnya. Sebagaimana pada awal munculnya tulisan ini justru mendapat reaksi dan tantangan dari orang-orang Islam sendiri, hal itu merupakan ironisme yang aneh tapi nyata. Meskipun demikian, cukup banyak reaksi positif, termasuk diantaranya menjadi semacam pembelaan bagi mereka yang tervonis “Golput”. Selain itu ada sebagian yang kemudian terhenti dalam sikap sebagai “new Golput”. Dimana sebelumnya berbuat tanpa tahu hakekatnya kemudian tawaquf setelah menelaah tulisan ini karena dilema syubhat jelas jelas dihadapannya.
Terlepas dari pro dan kontra, mudah-mudahan buku mini ini bisa diambil manfaatnya dan menambah pemahaman yang benar terhadap Dien Islam yang Hanief, sehingga selanjutnya tidak akan salah dalam melangkah.
Untuk lebih jelasnya, ada baiknya kita ikuti dan tela'ah buku ini secara mendalam. Dengan hanya mengharap Ridho dari Allah Azza Wa Jalla, dan sampainya dakwah Islam yang benar pada pemeluknya, mudah-mudahan para pembaca dapat mencermati isinya secara adil dan bijaksana ( Inshof ) sesuai dengan ajaran Islam yang Allah perintahkan, sehingga tegak dan hidup kebenaran itu dengan kejelasan serta hancur siapa yang hancur dengan penjelasan.
Akhirul kalam, mudah-mudahan Allah membukakan mata hati umat tauhid ini dengan hidayah dan taufiq-Nya dengan memberikan kemudahan kepada pengikut dien ini untuk mengikuti sunnah Nabi-Nya Muhammad Shollallohu 'alaihi wasallam. Amin.
KELOMPOK STUDY AL HANIF
MESIR
Alhamdulillah, segala puja dan puji hanya milik Allah Rabb semesta alam yang telah melimpahkan rahmat, 'inayah serta hidayah-Nya kepada seluruh hamba-Nya agar para hamba hanya beribadah kepada-Nya. Sholawat dan salam semoga selalu terlimpahkan kepada junjungan kita, Qoidul ummah Nabi besar Muhammad Shollallohu 'alaihi wasallam.
Kelemahan dan kurangnya pemahaman umat akan ajaran Islam yang benar, telah menjadikan umat pilihan ini sebagai konsumen utama dari berbagai produk barat yang nampaknya memikat, padahal hakekatnya hanyalah senjata pemusnah umat. Di antara bentuk dari produk itu adalah Nasionalisme dan Sosialisme yang keduanya pernah diberi label Islam oleh sebagian ulama, keduanya telah berperan besar dalam melumpuhkan kekuatan umat.
Hari ini telah datang lagi produk baru yang masih nge-trend yaitu Demokrasi. Dan sebagaimana biasanya sebagian ulama 'Ala Abwabi Jahannam' bersegera menempelkan label ke-Islaman hingga umatpun tenggelam dalam fitnah syubhat yang sangat berbahaya.
Demokrasi adalah sistim yang memiliki sekian banyak perangkat. Sesuai dengan misi dan tujuannya, setiap perangkat memiliki peranan tersendiri untuk meracuni, merusak dan melumpuhkan sendi-sendi kekuatan umat Islam. Salah satu sudut itu ialah munculnya istilah golput yang didakwakan kepada mereka yang tidak sudi menelan racun pemusnah itu. Sungguh sebuah dakwaan yang tanpa kesempatan pembelaan sama sekali.
Uraian demi uraian dalam buku kecil ini akan memberikan gambaran sesungguhnya tentang demokrasi, bahaya-bahayanya dan akibat-akibatnya. Sebagaimana pada awal munculnya tulisan ini justru mendapat reaksi dan tantangan dari orang-orang Islam sendiri, hal itu merupakan ironisme yang aneh tapi nyata. Meskipun demikian, cukup banyak reaksi positif, termasuk diantaranya menjadi semacam pembelaan bagi mereka yang tervonis “Golput”. Selain itu ada sebagian yang kemudian terhenti dalam sikap sebagai “new Golput”. Dimana sebelumnya berbuat tanpa tahu hakekatnya kemudian tawaquf setelah menelaah tulisan ini karena dilema syubhat jelas jelas dihadapannya.
Terlepas dari pro dan kontra, mudah-mudahan buku mini ini bisa diambil manfaatnya dan menambah pemahaman yang benar terhadap Dien Islam yang Hanief, sehingga selanjutnya tidak akan salah dalam melangkah.
Untuk lebih jelasnya, ada baiknya kita ikuti dan tela'ah buku ini secara mendalam. Dengan hanya mengharap Ridho dari Allah Azza Wa Jalla, dan sampainya dakwah Islam yang benar pada pemeluknya, mudah-mudahan para pembaca dapat mencermati isinya secara adil dan bijaksana ( Inshof ) sesuai dengan ajaran Islam yang Allah perintahkan, sehingga tegak dan hidup kebenaran itu dengan kejelasan serta hancur siapa yang hancur dengan penjelasan.
Akhirul kalam, mudah-mudahan Allah membukakan mata hati umat tauhid ini dengan hidayah dan taufiq-Nya dengan memberikan kemudahan kepada pengikut dien ini untuk mengikuti sunnah Nabi-Nya Muhammad Shollallohu 'alaihi wasallam. Amin.
KELOMPOK STUDY AL HANIF
MESIR
posted by DemokarasiSuck at 08.37

0 Comments:
Posting Komentar
<< Home